Laporan : Helmi Bastian
Editor : Yogie Ps
Boyolali || indonesianewstoday.com— Polres Boyolali menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) lintas sektoral dalam rangka persiapan pengamanan penyelenggaraan Ibadah Haji 1447 H / 2026 M di Asrama Haji Donohudan, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Senin (6/4/2026).
Rakor yang berlangsung di Gedung Sekretariat Asrama Haji Donohudan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh unsur TNI, pemerintah daerah, serta berbagai pemangku kepentingan terkait.
Dalam rapat tersebut terungkap bahwa pada musim haji tahun ini, Asrama Haji Donohudan akan memberangkatkan sebanyak 29.122 jamaah yang terbagi dalam 81 kelompok terbang (kloter). Para jamaah dijadwalkan mulai masuk asrama pada 21 April 2026.
Kapolres Boyolali menegaskan bahwa Asrama Haji Donohudan merupakan objek vital nasional yang setiap tahun menjadi pusat pemberangkatan jamaah dalam jumlah besar, sehingga membutuhkan pengamanan maksimal dan terintegrasi.
“Pengamanan harus dilakukan secara optimal, baik di dalam maupun di luar kawasan asrama. Kami akan memperkuat personel, sistem pengawalan, serta mendirikan pos terpadu guna menjamin keamanan dan kenyamanan jamaah,” tegasnya.
Selain penguatan personel, Kapolres juga menekankan pentingnya pemanfaatan teknologi pengawasan seperti CCTV, serta penataan kantong parkir untuk mengantisipasi kepadatan arus kendaraan pengantar jamaah.
Sementara itu, pihak Kodim 0724/Boyolali menyoroti pentingnya pengendalian akses keluar-masuk kawasan asrama, termasuk langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di area sekitar.

Dinas Perhubungan Kabupaten Boyolali turut menyatakan kesiapan dalam mengatur manajemen lalu lintas serta menyiapkan kantong parkir guna mendukung kelancaran mobilitas kendaraan selama musim haji berlangsung.
Di sisi lain, Satpol PP Boyolali bersama paguyuban pedagang akan melakukan penertiban dan pengawasan lingkungan, khususnya di sekitar kawasan Asrama Haji Donohudan.
Kapolsek Ngemplak menambahkan, untuk mengurai potensi kemacetan, rombongan pengantar jamaah akan diarahkan keluar melalui akses Exit Tol Gerbang Tol Bandara.
Dari hasil rakor tersebut disepakati perlunya penguatan personel gabungan TNI-Polri, kesiapan sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektor guna menciptakan situasi yang aman, tertib, dan lancar selama proses pemberangkatan hingga pemulangan jamaah haji.
Dengan sinergi seluruh pihak, diharapkan penyelenggaraan Ibadah Haji 2026 di Asrama Haji Donohudan dapat berjalan aman, nyaman, dan kondusif.
Redaksi : Indonesianewstoday.com









