Home / NEWS

Minggu, 29 Maret 2026 - 07:22 WIB

Modus Lowongan Kerja Bandara, Komplotan HRD Gadungan Gasak Motor dan Uang Korban hingga Rp18 Juta

Laporan : Yogie ps

Semarang  || indonesianewstoday.com || 29 – Maret – 2026, – Modus penipuan berkedok lowongan kerja kembali memakan korban. Kali ini, seorang warga harus menanggung kerugian hingga belasan juta rupiah setelah tergiur janji manis bisa bekerja di perusahaan ternama di kawasan Bandara Jenderal Ahmad Yani, Semarang.

Korban diketahui bernama Gunawan Miftha Khusurur, warga Jatisari I RT 01 RW 13, Suratmo. Ia menjadi korban dugaan penipuan dan penggelapan yang diduga dilakukan oleh seorang pria bernama Marhali, yang akrab disapa AL, warga Jalan Segaran II RT 004/RW 001, Kelurahan Purwoyoso, Kecamatan Ngaliyan, Jawa Tengah.

Kepada awak media, korban menceritakan bahwa awalnya dirinya diiming-imingi pekerjaan di salah satu PT ternama di lingkungan bandara. Pelaku meyakinkan korban bahwa ia bisa langsung diterima bekerja tanpa proses panjang.

Untuk melancarkan aksinya, pelaku meminta sejumlah uang kepada korban sebesar kurang lebih Rp4 juta dengan alasan sebagai biaya administrasi dan jaminan masuk kerja. Tanpa menaruh curiga, korban pun menyerahkan uang tersebut.

Namun, janji tersebut tidak pernah terbukti. Alih-alih mendapatkan pekerjaan, korban justru kembali dirugikan saat pelaku meminjam sepeda motor miliknya.

Motor jenis Honda Beat Deluxe tahun 2021 dengan nomor polisi H 3983 BQ dipinjam oleh pelaku di kawasan PT Glory, Pelabuhan Semarang Utara pada tanggal 3 Maret 2026. Sejak saat itu, motor tersebut tidak pernah dikembalikan dan hingga kini dinyatakan raib.

Tak hanya kendaraan, korban juga kehilangan sebuah tas kecil yang disimpan di dalam jok motor. Tas tersebut berisi dokumen penting seperti SIM C, KTP, dan STNK.

Korban juga mengungkap adanya dugaan keterlibatan pihak lain dalam aksi ini. Seorang berinisial CRLN disebut-sebut turut berperan dan mengaku sebagai bagian dari HRD perusahaan, sehingga semakin meyakinkan korban bahwa proses rekrutmen tersebut benar adanya.

READ  Kampoeng Rawa Disorot, Pengunjung Minta Evaluasi Total Layanan

“Awalnya saya percaya karena ada yang mengaku HRD dan dijanjikan langsung kerja di PT bandara. Tapi ternyata semuanya hanya tipu daya,” ungkap korban.

Akibat kejadian tersebut, total kerugian yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp17 hingga Rp18 juta, termasuk nilai kendaraan dan uang yang telah diserahkan.

“Saya berharap pelaku segera ditangkap dan tidak ada korban lain seperti saya,” tegasnya.

Kasus ini menjadi peringatan bagi masyarakat untuk lebih waspada terhadap tawaran pekerjaan yang menjanjikan proses instan, terlebih jika disertai permintaan sejumlah uang tanpa kejelasan resmi.

Redaksi : Indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Kodim 1808/Mansel Buka PERSAMI KKRI 2026, Cetak Generasi Muda Disiplin dan Mandiri

NEWS

PKB Blitar Gelar Muscab 2026, Konsolidasi Kader dan Arah Perjuangan Dipertegas

NEWS

Hukum Rimba di Kantor Polisi, Disaksikan Aparat; Wilson Lalengke Desak Kapolri Tangkap Fadh Arafiq dan Istri

NEWS

Dirlantas Polda Jateng Pastikan Kesiapan Arus Balik di GT Kalikangkung, Rekayasa Lalin Berbasis Data Real-Time

NEWS

Kehadiran Polisi Bantu Pemudik Terjebak di Bahu Tol Akibat Pecah Ban

NEWS

Pembunuhan WN Singapura di Cilacap Terungkap, Motif Cemburu – Satu Pelaku Masih Buron

NEWS

Dugaan jebakan di balik OTT Wartawan Mojokerto,Viosari : Tangkap juga pelaku penyuap!!

NEWS

Halal bi Halal Penuh Energi, Asosiasi Pelatih Marching Band Kota Semarang Matangkan Kejuaraan Semarang Open Marching Band Championship Ke-20 (SOMC)