Home / NEWS

Sabtu, 25 April 2026 - 16:50 WIB

Negosiasi Berujung Brutal: Pria 53 Tahun Dikeroyok di Kedai Kopi Pekanbaru, Polisi Dibayangi Ujian Tegakkan Hukum

Laporan : Yogie Ps

PEKANBARU || indonesianewstoday.com – Alih-alih menjadi ruang penyelesaian, meja perundingan justru berubah menjadi arena kekerasan. Seorang pria, Sayuti Malik Panay (53), menjadi korban pengeroyokan brutal saat proses negosiasi penarikan mobil di sebuah kedai kopi di Pekanbaru, Riau, Sabtu (25/4/2020) sekitar pukul 10.00 WIB.

Peristiwa itu terjadi di Kedai Kopi 72, Jalan Belimbing, Kelurahan Wanaraja, Kecamatan Marpoyan Damai. Pertemuan yang semestinya berlangsung dingin dan rasional justru memanas akibat buntu kesepakatan. Ketegangan yang tak terkendali diduga menjadi pemicu berubahnya dialog menjadi aksi kekerasan.

Menurut keterangan korban, situasi mulai di luar kendali saat dirinya mengangkat meja—sebuah respons spontan di tengah tekanan. Namun, tindakan tersebut justru diduga menjadi dalih bagi pihak lain untuk melakukan aksi main hakim sendiri.

Tak butuh waktu lama, suasana berubah mencekam. Sejumlah orang di lokasi, termasuk yang berinisial D dan AY, diduga secara bersama-sama melakukan pengeroyokan menggunakan benda-benda yang ada di sekitar. Korban tak berkutik saat serangan datang bertubi-tubi.

Akibat insiden itu, Sayuti mengalami luka di bagian kepala dan tangan—bukti nyata bahwa negosiasi telah bergeser menjadi kekerasan terbuka. Ia pun memilih menempuh jalur hukum dengan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian.

Kepala Reskrim Polresta Pekanbaru, AKP Anggirian diansyah , membenarkan adanya laporan tersebut. Namun hingga kini, proses masih berada pada tahap penyelidikan.

“Masih kami dalami, keterangan saksi dan barang bukti terus dikumpulkan,” ujarnya singkat.

Kasus ini kini menjadi sorotan, bukan hanya soal pengeroyokan, tetapi juga tentang bagaimana mekanisme penarikan kendaraan bisa berujung pada tindakan brutal. Aparat kepolisian dituntut bergerak cepat dan transparan untuk mengungkap siapa saja yang bertanggung jawab.

READ  ABK Kasus Penyelundupan Sabu 1,9 Ton Divonis 5 Tahun Penjara oleh PN Batam

Di tengah maraknya praktik penarikan kendaraan yang kerap memicu konflik, peristiwa ini kembali menjadi alarm keras: ketika hukum tak ditegakkan dengan tegas, kekerasan bisa dengan mudah mengambil alih.

#Sumberinstagramcakaplah

Redaksi : indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Polres Boyolali Perkuat Pengawasan Internal, 136 Personel Jalani Tes Urine dan Seluruhnya Negatif Narkoba

NEWS

Polsek Cepogo Sigap Tangani Kebakaran Limbah Kabel Bekas di Lahan Kosong

NEWS

Pendaki Gunung Merbabu Asal Kabupaten Semarang Meninggal di Jalur Selo, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

NEWS

STIKes Elisabeth Semarang Gelar Wisuda dan Angkat Sumpah Sarjana Keperawatan XV serta Profesi Ners

NEWS

Tiga Pekerja Kandang Ayam di Gladagsari Diduga Keracunan Gas Briket, Polisi Selidiki Penyebab Pasti

NEWS

Kapolres Boyolali Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Liga 4 Nasional di Stadion Kebo Giro

NEWS

Polres Boyolali dan BPS Perkuat Sinergi Demi Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

Indonesiatoday

Cegah Risiko di Lapangan, Polres Boyolali Bekali Personel dengan Edukasi Kesehatan Kerja