Laporan : Helmi Bastian
Editor : Yogie Ps
BOGOR || indonesianewstoday.com || 25 – Maret – 2026, – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmennya untuk membenahi aparat penegak hukum, termasuk Polri dan TNI, guna memperkuat fondasi negara serta mengembalikan kepercayaan publik.
Dalam dialog yang berlangsung di Hambalang, Bogor, Prabowo mengungkapkan bahwa langkah tegas telah diambil terhadap aparat yang terbukti melanggar hukum. Ia menyebut sejumlah perwira tinggi, termasuk jenderal bintang dua dan tiga, telah dipecat dan diproses secara hukum dengan diserahkan ke kejaksaan.
“Tidak ada toleransi terhadap pelanggaran hukum oleh aparat. Oknum yang menyimpang bisa merusak kepercayaan masyarakat terhadap institusi secara keseluruhan,” tegasnya.
Prabowo menekankan bahwa reformasi tidak hanya menyasar satu lembaga, melainkan seluruh perangkat negara yang memiliki peran dalam penegakan hukum. Menurutnya, profesionalisme dan integritas aparat menjadi kunci utama dalam menjaga kekuatan negara.
Ia juga memastikan pemerintah tetap memberi ruang bagi masing-masing institusi untuk melakukan pembenahan internal. Namun, jika tidak ada perubahan signifikan, langkah tegas dari pemerintah akan diberlakukan.
Selain itu, Prabowo turut menyoroti lemahnya pengawasan di lapangan, terutama terkait praktik ilegal seperti pertambangan. Ia menilai aktivitas tersebut seharusnya dapat terdeteksi lebih dini oleh aparat setempat.
“Pengawasan harus diperketat. Aktivitas ilegal seperti tambang tidak boleh dibiarkan,” pungkasnya.
Redaksi : Indonesianewstoday.com









