Jepara |indonesianewstoday.com| – Dua pelajar tak bernyawa usai terlindas truk tronton tangki di Jalan Raya Jepara-Pati sekitar bengkel las Pak Yono, Desa Jlegong, Kecamatan Keling, Kabupaten Jepara, Minggu (19/4/2026) sekitar pukul 11.30 WIB.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Jepara Ipda Ahmad Riyanto mengatakan kedua korban meninggal mengendarai sepeda motor Honda Beat tanpa tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB), yakni Kukuh Setiawan (13) dan Muhammad Khofiful Akbar (11), warga Desa Tulakan, Kecamatan Donorojo, Jepara.
Kedua korban mengalami luka berat dan sempat mendapatkan perawatan di RSUP dr Rehatta Kelet sebelum akhirnya dinyatakan meninggal dunia. “Untuk identitas sopir truk tronton tangki bernomor polisi A 9770 RA, Slamet (45), warga Gresik, kondisinya sehat dan selamat,” kata Ahmad.
Ahmad menerangkan, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang dikendarai korban melaju dari arah Jepara menuju Pati. Setibanya di lokasi kejadian, motor tersebut berusaha mendahului truk tronton yang melaju searah di depannya dari sisi kanan.
Namun, karena jarak yang terlalu dekat dan pengendara tidak mampu mengendalikan kendaraan, sepeda motor tersebut terjatuh di badan jalan. Kedua korban kemudian terlempar dan masuk ke jalur kiri, hingga tertabrak truk tronton yang melaju.
“Akibat kejadian tersebut, dua korban mengalami luka berat dan meninggal dunia setelah sempat dirawat,” ujar Ahmad Riyanto.
Kerugian materiil dalam kecelakaan ini diperkirakan mencapai Rp 300.000. Kasus tersebut kini dalam penanganan Satlantas Polres Jepara untuk proses lebih lanjut.
“Kami mengimbau kepada masyarakat, khususnya pengendara sepeda motor, untuk selalu berhati-hati saat berkendara dan tidak mendahului kendaraan lain jika kondisi tidak memungkinkan,” terangnya.
Polisi juga mengimbau kepada para orang tua, untuk lebih mengawasi anak-anak agar tidak mengendarai kendaraan bermotor sebelum cukup umur serta selalu mengutamakan keselamatan dalam berkendara.
Laporan: Tim Red
Sumber: Jeparakekinian









