Laporan : Dani
Editor : Yogie Ps
Boyolali || indonesianewstoday.com — Polres Boyolali melaksanakan pengamanan dan monitoring kegiatan pembongkaran makam (ekshumasi) guna kepentingan otopsi terhadap jenazah seorang warga di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Sindon, Dukuh Jantir RT 02 RW 01, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, Sabtu (30/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.15 WIB hingga 13.03 WIB tersebut dilaksanakan oleh Tim Biddokkes Polda Jawa Tengah bersama Tim DVI Identifikasi Polda Jawa Tengah. Ekshumasi dilakukan sebagai bagian dari proses penyelidikan atas dugaan kematian tidak wajar berdasarkan laporan dan aduan masyarakat.
Untuk memastikan seluruh tahapan berjalan aman dan tertib, Polres Boyolali bersama Polsek Ngemplak menerjunkan sebanyak 38 personel guna melakukan pengamanan dan monitoring di lokasi pemakaman. Pengamanan dilakukan secara menyeluruh guna menjaga situasi keamanan dan ketertiban selama proses ekshumasi berlangsung.
Hadir dalam kegiatan tersebut Kasat Reskrim Polres Boyolali AKP Indrawan Wira Saputra, S.T.K., S.I.K., M.H., Kapolsek Ngemplak AKP Widarto, S.H., Kasidokkes Polres Boyolali IPDA Catur Joko Widodo, Amd.Kep., SKM., Tim Otopsi DVI Polda Jawa Tengah yang dipimpin dr. dr. Istiqomah, Sp.FM., S.H., M.H., beserta anggota dan dokter koas, unsur fungsi terkait Polres Boyolali, kuasa hukum keluarga, serta personel pengamanan dari Polres Boyolali dan Polsek Ngemplak.

Sebelum pelaksanaan ekshumasi, kegiatan diawali dengan apel kesiapan pengamanan yang dipimpin Kapolsek Ngemplak AKP Widarto, S.H. Dalam arahannya, seluruh personel diminta melaksanakan tugas sesuai ploting dan tanggung jawab masing-masing, serta mendukung kelancaran proses ekshumasi agar berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
Sekitar pukul 10.30 WIB, Tim DVI Identifikasi Polda Jawa Tengah mulai melakukan pembongkaran makam dan penggalian jenazah untuk kepentingan otopsi forensik. Proses tersebut berlangsung dengan pengamanan ketat dan pengawasan dari personel yang bertugas di sekitar lokasi.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., melalui jajarannya menyampaikan bahwa pengamanan dilakukan guna memastikan proses hukum dan pemeriksaan medis berjalan sesuai prosedur yang berlaku, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif di lingkungan sekitar.
Sementara itu, hasil pemeriksaan ekshumasi dan otopsi masih menunggu analisis lanjutan dari Laboratorium Forensik Semarang serta Biddokkes Polda Jawa Tengah. Hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai dilaksanakan, situasi terpantau aman, lancar, dan kondusif.
Redaksi : Indonesianewstoday.com









