Home / NEWS

Selasa, 21 April 2026 - 12:20 WIB

BAP “Tipu-Tipu” ala Polda Metro Jaya: Sorotan Keras atas Dugaan Rekayasa Penegakan Hukum

Laporan : Angger S

Editor : Yogie Ps

Jakarta || indonesianewstoday.com || 21 – April – 2026, – Dugaan praktik manipulasi dalam penegakan hukum mencuat dalam kasus pengeroyokan terhadap anggota Persatuan Pewarta Warga Indonesia (PPWI), Faisal (50), yang terjadi di ruang penyidik Polda Metro Jaya. Peristiwa ini memicu kritik tajam dan menimbulkan pertanyaan serius terkait integritas proses hukum.

Berdasarkan keterangan resmi pihak kepolisian, empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka dan ditahan. Namun, sorotan publik tertuju pada fakta bahwa salah satu nama yang disebut sebagai pelaku utama dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/2111/III/2026/SPKT/Polda Metro Jaya, tertanggal 26 Maret 2026, yakni Fadh Elfouz alias Fadh Arafiq, belum ditangkap.

Kondisi ini menimbulkan pertanyaan mendasar terkait konsistensi penegakan hukum. Pasalnya, individu yang tercantum dalam laporan justru belum diproses, sementara pihak lain yang tidak disebutkan dalam laporan telah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka. Situasi tersebut memunculkan dugaan adanya ketidakwajaran dalam proses penyidikan.

Kasus ini juga menjadi perhatian karena diduga melibatkan sejumlah pihak dengan pengaruh tertentu. Selain itu, insiden pengeroyokan yang disebut terjadi di dalam ruang penyidik turut menambah keprihatinan publik terhadap keamanan dan profesionalisme aparat penegak hukum.

Kecaman dari PPWI

Ketua Umum PPWI Nasional, Wilson Lalengke, menyampaikan kritik keras terhadap penanganan kasus tersebut. Ia menilai ada indikasi kuat terjadinya penyimpangan dalam proses hukum yang merugikan korban.

Menurutnya, penegakan hukum harus berjalan secara transparan, objektif, dan tidak tebang pilih. Ia juga mendesak aparat penegak hukum untuk bekerja secara profesional serta menjunjung tinggi prinsip keadilan bagi seluruh warga negara.

Selain itu, Wilson meminta perhatian pemerintah pusat, termasuk Presiden Prabowo Subianto, agar melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penegakan hukum jika ditemukan adanya pelanggaran prosedur atau penyalahgunaan kewenangan.

READ  OTT KPK! Bupati Cilacap Diduga Kumpulkan Rp515 Juta untuk THR Forkopimda

Perspektif Hukum dan Etika

Kasus ini tidak hanya menjadi persoalan hukum, tetapi juga menyentuh aspek etika dan moral dalam penegakan keadilan. Dalam berbagai teori filsafat hukum, keadilan dipandang sebagai prinsip utama yang harus dijaga oleh negara dan aparatnya.

Pemikir seperti Plato menekankan pentingnya harmoni antara hukum dan moralitas, sementara Immanuel Kant menegaskan bahwa hukum harus berlandaskan prinsip moral universal. Dalam konteks modern, John Rawls juga menekankan pentingnya keadilan yang setara bagi semua pihak tanpa diskriminasi.

Jika prinsip-prinsip tersebut diabaikan, maka kepercayaan publik terhadap institusi hukum berpotensi menurun.

Langkah Hukum Lanjutan

Pihak PPWI melalui tim kuasa hukumnya menyatakan akan menempuh jalur hukum lanjutan, termasuk upaya praperadilan, guna menguji keabsahan proses penyidikan yang berjalan. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya mencari keadilan serta memastikan proses hukum berlangsung sesuai aturan.

Kasus ini menjadi ujian serius bagi kredibilitas penegakan hukum di Indonesia. Publik kini menanti transparansi dan akuntabilitas aparat dalam menangani perkara tersebut secara adil dan profesional.

Redaksi : indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Semarak Hari Kartini, Polsek Karanggede Amankan Ajang Kreativitas Anak di TK Bhayangkari 66

NEWS

Polsek Musuk Respon Cepat Kebakaran Rumah di Tamansari, Kerugian Capai Puluhan Juta

NEWS

Polsek Musuk Respon Cepat Kebakaran Rumah di Tamansari, Kerugian Capai Puluhan Juta

NEWS

Gerak Cepat Polsek Ampel, Kebakaran Kandang Sapi di Ngargosari Berhasil Dikendalikan

NEWS

Sat Binmas Polres Boyolali Perkuat Satpam PT Cartini Hadapi Potensi Aksi May Day

NEWS

Polres Boyolali Ikuti Penilaian Lomba Kebersihan Polda Jateng, Perkuat Program Indonesia ASRI

Indonesiatoday

Nyalip Truk Tronton Berujung Maut, 2 Pelajar Tewas Terlindas di Keling Jepara

NEWS

Hotman Paris Turun Tangan, Kecam Dugaan Pemerkosaan Calon Polwan di Jambi Libatkan Oknum Polisi