Laporan : Yogie Ps
BOYOLALI || indonesianewstoday.com – Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra, S.H., S.I.K., M.Si., menghadiri kegiatan Rembug Pembangunan Provinsi Jawa Tengah Tahun 2026 wilayah Solo Raya yang digelar di Pendopo Gede Alun-Alun Kidul Kabupaten Boyolali, Selasa (2/6/2026). Kegiatan berlangsung mulai pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB dalam suasana aman, tertib, lancar, dan kondusif.
Rembug pembangunan tersebut dihadiri Gubernur Jawa Tengah Komjen Pol (Purn) Drs. Ahmad Luthfi, S.H., S.St., M.K., Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah H. Sumanto, S.H., Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, unsur Forkopimda, para bupati dan wali kota beserta jajaran Forkopimda se-Solo Raya, kepala perangkat daerah, serta perwakilan organisasi masyarakat, Forum Anak, dan kelompok difabel.
Dalam sambutannya, Bupati Boyolali Agus Irawan menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Boyolali untuk mendukung sinkronisasi pembangunan daerah dengan kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah maupun pemerintah pusat. Fokus pembangunan diarahkan pada penguatan ketahanan pangan, pengembangan kawasan ekonomi, pembangunan infrastruktur terintegrasi, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Sementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi menekankan pentingnya koordinasi dan komunikasi lintas wilayah dalam menyusun arah pembangunan yang terukur, selaras, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, pembangunan Jawa Tengah harus difokuskan pada penguatan ketahanan pangan, peningkatan investasi, penanganan infrastruktur, pengembangan kawasan industri, serta optimalisasi sektor pariwisata sebagai motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan forum diskusi pembangunan daerah tahun 2027 yang diikuti pemerintah kabupaten dan kota se-Solo Raya. Dalam forum tersebut, berbagai usulan strategis disampaikan, mulai dari pembangunan infrastruktur jalan dan irigasi, pengembangan desa wisata, penguatan sektor pertanian, peningkatan konektivitas antarwilayah, hingga dukungan terhadap UMKM dan ekonomi syariah.
Aspirasi masyarakat juga menjadi perhatian dalam forum tersebut. Perwakilan difabel Boyolali dan Forum Anak Kabupaten Boyolali menyampaikan berbagai masukan terkait peningkatan aksesibilitas layanan publik, pemberdayaan ekonomi, dukungan pendidikan dan kesehatan, serta pengembangan destinasi wisata yang inklusif dan ramah bagi penyandang disabilitas.
Kehadiran Kapolres Boyolali dalam kegiatan ini menjadi wujud dukungan Polri terhadap sinergi lintas sektor dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung suksesnya agenda pembangunan strategis di wilayah. Dengan situasi yang tetap aman dan kondusif, kegiatan rembuk pembangunan diharapkan mampu menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran dan berdampak positif bagi kemajuan Jawa Tengah, khususnya kawasan Solo Raya.
Redaksi : Indonesianewstoday.com









