Home / NEWS

Selasa, 7 April 2026 - 15:32 WIB

Tambang Pasir Diduga Ilegal di Lereng Merapi Klaten Disorot, Aktivis Siapkan Aksi Besar

Oplus_131072

Oplus_131072

Klaten || indonesianewstoday.com || 07 – April – 2026, — Aktivitas penambangan pasir yang diduga ilegal di wilayah Tegalmulyo, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, menjadi sorotan publik. Kegiatan tambang yang berlangsung secara terbuka, terutama pada malam hari, dinilai berjalan tanpa penindakan hukum yang jelas, sehingga memicu kecurigaan dan reaksi keras dari kalangan aktivis.

Sejumlah pihak menilai lemahnya respons aparat penegak hukum dan pemerintah daerah menimbulkan pertanyaan serius terkait fungsi pengawasan serta komitmen penegakan hukum. Bupati Klaten dan jajaran Kriminal Khusus (Krimsus) Polda Jawa Tengah turut menjadi sorotan karena dianggap belum menunjukkan langkah tegas terhadap aktivitas yang diduga melanggar aturan tersebut.

Di tengah situasi tersebut, muncul dugaan adanya “atensi” dari pihak penambang kepada oknum tertentu yang disinyalir menjadi salah satu faktor tidak tersentuhnya aktivitas tersebut oleh penegakan hukum. Namun hingga kini, informasi tersebut belum mendapatkan konfirmasi resmi dari pihak terkait.

Selain itu, beredar pula informasi di lapangan yang menyebutkan bahwa aktivitas tambang tersebut diduga berkaitan dengan seorang anggota legislatif dari Partai Gerindra berinisial ADK SASNGKO. Dugaan ini semakin memperkeruh situasi, meski belum ada pernyataan resmi yang membenarkan maupun membantah keterlibatan pihak dimaksud.

Kondisi ini memicu reaksi dari aktivis dan masyarakat sipil di Klaten. Mereka menilai adanya indikasi pembiaran terhadap aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta merugikan negara.

“Jika dibiarkan, ini bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga menyangkut kerusakan lingkungan dan keadilan bagi masyarakat,” ujar salah satu aktivis.

Sebagai bentuk tekanan, sejumlah elemen masyarakat dan aktivis menyatakan siap menggelar aksi demonstrasi dalam waktu dekat. Aksi tersebut bertujuan mendesak aparat penegak hukum dan pemerintah daerah agar segera bertindak tegas, transparan, dan tidak tebang pilih dalam menangani dugaan pelanggaran tersebut.

READ  Kisah Inspiratif Warga Ransiki: Gagal Tes TNI, Kini Mengabdi sebagai PNS

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Pemerintah Kabupaten Klaten maupun Polda Jawa Tengah terkait dugaan aktivitas tambang ilegal tersebut. Minimnya respons dinilai semakin memperkuat persepsi publik bahwa terdapat persoalan serius di balik belum adanya penindakan.

Publik kini menunggu langkah konkret aparat: apakah akan segera mengambil tindakan, atau membiarkan polemik ini terus berkembang di tengah meningkatnya tekanan dari masyarakat.

Tim/Red

Share :

Baca Juga

NEWS

Jelang May Day 2026, Polisi Ajak Warga Karanggede Jaga Kondusifitas

NEWS

Wakapolres Boyolali Pimpin Upacara Kenaikan Pangkat PNS Polri, Wujud Apresiasi dan Motivasi Kinerja

NEWS

Kandang Ayam Ilegal di Nalumsari Disegel, Bau Menyengat dan Teror Lalat Jadi Pemicu

NEWS

Dandim 1808/Mansel Hadiri Penyambutan Brimob, Perkuat Sinergi TNI–Polri di Ransiki

NEWS

Satreskrim Polres Karanganyar Bongkar Praktik “Suntik” Gas Subsidi, Tiga Pelaku Diamankan

NEWS

Legiun Atlet Voli Tekankan Pentingnya Silaturahmi untuk Perkuat Persaudaraan

NEWS

ESDM Jateng Angkat Bicara: Tambang Ilegal di Lereng Merapi Kemalang Siap Ditindak Tegas

NEWS

Kapolsek Juwangi Sambangi Dua Desa, Ajak Warga Aktif Jaga Kamtibmas dan Cegah 3C