Home / NEWS

Selasa, 7 April 2026 - 05:24 WIB

Kandang Ayam Ilegal di Nalumsari Disegel, Bau Menyengat dan Teror Lalat Jadi Pemicu

JEPARA ||indonesianewstoday.com|| Setelah lama meresahkan warga, sebuah peternakan ayam broiler di Desa Ngetuk, Kecamatan Nalumsari, akhirnya disegel paksa oleh tim gabungan Pemerintah Kabupaten Jepara, Senin (6/4/2026).

Penutupan ini dilakukan setelah berbagai keluhan masyarakat terkait bau menyengat, serbuan lalat, hingga dugaan penyalahgunaan gas subsidi tak kunjung ditindak. Kondisi tersebut disebut telah menjadi “bom waktu” yang akhirnya meledak saat dilakukan inspeksi lapangan.

Operasi Penutupan Tanpa Kompromi

Tim gabungan yang terdiri dari Satpol PP, dinas teknis, serta aparat TNI dan Polri langsung menghentikan seluruh aktivitas di lokasi kandang. Penindakan dilakukan secara tegas tanpa ruang negosiasi.

Kepala Satpol PP Jepara, Edi Marwoto, menegaskan bahwa langkah tersebut merupakan hasil keputusan resmi pemerintah daerah setelah melalui rapat koordinasi lintas instansi.

“Tempat usaha ini tidak memiliki izin. Hari ini kami tutup total,” tegasnya.

Temuan Pelanggaran Serius

Dari hasil inspeksi mendadak, petugas menemukan sejumlah pelanggaran yang dinilai cukup berat, di antaranya:

Beroperasi tanpa izin

Peternakan diketahui tidak memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) maupun izin lingkungan, meski telah lama berjalan.

Diduga menyalahgunakan gas subsidi

LPG 3 kg yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu diduga digunakan sebagai pemanas kandang dalam skala besar.

Sanitasi buruk dan ledakan populasi lalat

Kondisi kandang yang tidak terkelola dengan baik memicu banyaknya lalat yang menyerbu pemukiman warga, sehingga mengganggu kesehatan dan kenyamanan.

Warga: “Kami Ingin Hidup Sehat”

Selama ini, warga Desa Ngetuk mengaku hidup dalam kondisi tidak nyaman. Bau menyengat dan serangan lalat menjadi masalah yang terus berulang, terutama saat masa panen.

“Kami cuma ingin hidup sehat, tanpa bau dan lalat. Kalau melanggar aturan, ya memang harus ditutup,” ujar salah satu warga.

READ  Cita-cita Jadi Polwan Hancur: Remaja 18 Tahun di Jambi Diduga Diperkosa 4 Pria, Dua Oknum Polisi Dipecat

Sinyal Tegas untuk Pelaku Usaha

Penutupan ini menjadi peringatan keras bagi pelaku usaha di wilayah Jepara agar mematuhi aturan perizinan serta menjaga dampak lingkungan.

Pemerintah daerah menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap usaha ilegal yang merugikan masyarakat.

Kini, spanduk bertuliskan “DITUTUP: USAHA TANPA IZIN” terpasang di lokasi, menandai berakhirnya operasional kandang tersebut. Warga berharap penindakan ini menjadi awal dari pengawasan yang lebih konsisten dan berkelanjutan.

 

Laporan: Suntono

Share :

Baca Juga

NEWS

Kapolsek Boyolali Kota Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Pengajian Akbar KH Anwar Zahid

NEWS

Kapolres Boyolali Pimpin Latihan Dalmas dan Raimas, Tegaskan Kesiapan Hadapi Potensi Rusuh Massa

NEWS

Rem Blong di Jalan Abdulrahman Saleh, Sopir Truk Pilih Tabrak Pohon Hindari Korban Jiwa

NEWS

GABSI Desak Pemkab Semarang Tutup Sementara Wisata Celosia, Soroti Dugaan Wahana Tanpa Izin

NEWS

Malam Minggu Mencekam! Tim Siraju Polres Jepara Sikat Pesta Miras dan Balap Liar Hingga Dini Hari

NEWS

𝗧𝗘𝗥𝗨𝗡𝗚𝗞𝗔𝗣! 𝗪𝗮𝗿𝗴𝗮 𝗣𝘂𝗿𝘄𝗼𝗴𝗼𝗻𝗱𝗼 𝗗𝗶𝘁𝗲𝗺𝘂𝗸𝗮𝗻 𝗧𝗲𝘄𝗮𝘀 𝗱𝗶 𝗗𝗮𝗹𝗮𝗺 𝗠𝗼𝗯𝗶𝗹 𝗱𝗶 𝗦𝗹𝗲𝗺𝗮𝗻, 𝗦𝗲𝗯𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗟𝗲𝗯𝗶𝗵 𝗛𝗶𝗹𝗮𝗻𝗴 𝗧𝗮𝗻𝗽𝗮 𝗞𝗮𝗯𝗮𝗿

NEWS

Jokowi Soal Ijazah: Siap Tunjukkan di Pengadilan, Bukan di Ruang Publik

NEWS

Hangatnya Halal Bihalal Padangsari: Dari Serambi Masjid, Warga Menyatukan Hati dalam Maaf dan Silaturahmi