Laporan : Angger S
Pemalang |indonesianewstoday.com | 08 – maret- 2026,–Serikat Pelaut Laskar Patih Sampun (LPS) Kabupaten Pemalang resmi mengukuhkan jajaran kepengurusan baru periode 2026–2029 di Balai Rakyat Gedung DPRD Kabupaten Pemalang, Sabtu (7/3/2026). Kegiatan tersebut dirangkai dengan diskusi publik berskala nasional yang menyoroti penguatan perlindungan hukum bagi pelaut migran asal Pemalang di tingkat internasional.
Acara mengusung tema “Solidaritas Pelaut Migran Pemalang, Perlindungan dan Urgensi Penegakan Hukum Internasional.” Sejumlah tokoh dari kalangan hukum dan pemerintahan turut hadir, di antaranya Hakim Mahkamah Konstitusi, Arsul Sani, yang hadir sebagai keynote speaker.
Ketua LPS Pemalang, Ronggo Warsito, menegaskan bahwa kehadiran serikat ini merupakan wujud komitmen untuk memperjuangkan keadilan bagi para pelaut yang selama ini kerap menghadapi berbagai persoalan saat bekerja di luar negeri.
Sebagai simbol perjuangan, ia juga memperkenalkan jargon “Salam Samudera Perlawanan” yang diharapkan mampu membangkitkan solidaritas dan semangat para anggota dalam memperjuangkan hak-hak pelaut migran.
Sementara itu, Sekretaris LPS, Hamu Fauzi, menyampaikan bahwa organisasi tersebut lahir dari pengalaman dan keresahan para pelaut yang pernah menghadapi berbagai tantangan ketika bekerja di tengah samudera.
“LPS hadir sebagai rumah bagi para pelaut migran, sebagai wadah untuk saling memanusiakan, saling membangkitkan, serta bersama-sama memperjuangkan hak dan martabat para pekerja laut,” ujar Hamu dalam sambutannya.
Ia juga memimpin pekikan semangat yang disambut antusias oleh ratusan peserta yang hadir. “Salam kami adalah Salam Samudera Perlawanan. Ketika saya ucapkan, dijawab dengan: Lawan, Lawan, Lawan!” serunya.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, yang turut hadir dalam kegiatan tersebut memberikan apresiasi atas terbentuknya kepengurusan baru LPS. Menurutnya, diskusi publik ini menjadi ruang penting untuk mempertemukan gagasan antara pelaut, masyarakat, dan para pemangku kebijakan.
“Alhamdulillah kegiatan pengukuhan pengurus Serikat Pelaut LPS yang dirangkai dengan diskusi publik dapat terlaksana dengan baik. Ini menjadi ruang silaturahmi, konsolidasi, sekaligus pertukaran gagasan antara pelaut dan pihak terkait,” ujarnya.
Ia berharap LPS dapat menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan keselamatan dan kesejahteraan para pelaut migran Indonesia, khususnya yang berasal dari Kabupaten Pemalang.
Diskusi publik tersebut juga menghadirkan sejumlah panelis, di antaranya Nur Romdhoni dari Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Umroni dari Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pemalang, Muhtar Sa’id dari LBH DPP Konfederasi Sarbumusi, serta Kapolres Pemalang Rendy Setia Permana.
Sebagai bentuk kepedulian sosial, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pemberian santunan kepada anak yatim dan penyerahan bantuan bagi korban bencana alam. Acara kemudian ditutup dengan kegiatan buka puasa bersama guna mempererat tali silaturahmi antaranggota dan pengurus.
Redaksi : indonesianewstoday.com









