Home / NEWS

Rabu, 29 April 2026 - 03:09 WIB

Sirene Sudah Meraung, Truk Tetap Nekat—KA Dhoho Tabrak di Perlintasan Blitar

Laporan : Yogie Ps

Blitar,Jawa timur || indonesianewstoday.com  — Disiplin yang diabaikan kembali nyaris berujung petaka. Kereta Api (KA) 408 Commuter Line Dhoho relasi Kertosono–Malang menabrak sebuah truk yang memaksa melintas di perlintasan resmi terjaga antara Stasiun Blitar–Garum, Selasa (28/4/2026) malam.

Peristiwa terjadi sekitar pukul 21.35 WIB di JPL 190 KM 120+448. Saat sirene peringatan sudah berbunyi dan petugas bersiap menutup palang pintu, truk tersebut justru nekat menerobos. Bukannya selamat, kendaraan itu malah mogok tepat di tengah rel—mengunci jalur kereta yang melaju.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyebut petugas telah memberikan Semboyan 3 atau sinyal darurat agar kereta segera berhenti. Namun jarak yang terlalu dekat membuat benturan tidak terhindarkan.

“Truk tetap melintas saat peringatan sudah jelas. Ketika berada di tengah perlintasan, kendaraan justru mogok dan menghalangi jalur,” tegas Tohari.

Dampak tabrakan membuat lokomotif KA 408 mengalami gangguan teknis berupa patahnya plug kran. Kereta pun terpaksa berhenti di lokasi sebelum dilakukan penanganan darurat.

Meski insiden ini cukup keras, tidak ada korban jiwa maupun luka. Masinis, kru, seluruh penumpang, hingga sopir truk dilaporkan selamat. Namun kejadian ini kembali menyoroti rendahnya kepatuhan pengguna jalan di perlintasan sebidang.

Evakuasi truk selesai sekitar pukul 22.00 WIB, dilanjutkan perbaikan sementara pada lokomotif. KA Dhoho sempat ditarik mundur ke Stasiun Blitar untuk pemeriksaan sebelum akhirnya diberangkatkan kembali menuju Malang pada pukul 23.48 WIB dengan kecepatan terbatas.

KAI menegaskan, tindakan menerobos perlintasan saat sinyal peringatan aktif adalah pelanggaran serius yang membahayakan banyak nyawa.

“Sirene sudah berbunyi, petugas sudah siaga. Perlintasan bukan tempat uji nyali,” pungkas Tohari.

Peristiwa ini menjadi pengingat keras: palang pintu bukan sekadar formalitas. Sekali nekat, konsekuensinya bisa fatal.

READ  Liputan Berujung Tekanan, Wartawan Patroli 86 Mengaku Dipertanyakan Saat Bertugas

Redaksi : indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

Indonesiatoday

Semangat Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Beri Beasiswa dan Penghargaan Pelajar Berprestasi

Indonesiatoday

Kapolres Boyolali Pimpin Upacara Hari Bhayangkara ke-80: “80 Tahun Mengabdi, Polri untuk Masyarakat”

NEWS

Pengedar Sabu Dibekuk di Boyolali, Polisi Sita Barang Bukti 13,75 Gram

NEWS

Doa Bersama Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Boyolali

NEWS

Diduga Beroperasi Diam-Diam pada Malam Hari, Tambang Ilegal di Wonosobo Uji Nyali Aparat Penegak Hukum

NEWS

Diduga Sekap Tiga Karyawan dan Minta Tebusan Rp50 Juta, Dua Terduga Pelaku Dibekuk Polisi

NEWS

Kapolres Boyolali Hadiri Pengesahan Warga Baru Tingkat I PSHT, Dukung Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

NEWS

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Wonosegoro