Home / NEWS

Jumat, 17 April 2026 - 02:17 WIB

Niat Kades Jemowo Pimpin KUD Musuk Ditolak, Rapat Anggota Berujung Deadlock

Laporan : Suntono

Editor : Yogie Ps ( VSN )

BOYOLALI || indonesianewstoday.com || 17 – April – 2026, — Niat Kepala Desa Jemowo, Kecamatan Tamansari, Kabupaten Boyolali, untuk menduduki jabatan Ketua Koperasi Unit Desa (KUD) Musuk menuai penolakan keras dari anggota. Langkah tersebut dinilai berpotensi melanggar aturan terkait larangan rangkap jabatan bagi kepala desa.

Penolakan itu mencuat dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) sekaligus agenda pemilihan Ketua KUD Musuk yang digelar di Desa Musuk, Kecamatan Musuk, pada Selasa (14/4/2026). Rapat tersebut berakhir buntu (deadlock) setelah mayoritas anggota menolak pencalonan dari kalangan kepala desa aktif.

Larangan Rangkap Jabatan Disorot

Mengacu pada Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa serta Peraturan Pemerintah Nomor 43 Tahun 2014, kepala desa dilarang merangkap jabatan sebagai pengurus badan usaha maupun koperasi.

Pengamat sosial, Sujana, menegaskan bahwa aturan tersebut bertujuan mencegah terjadinya benturan kepentingan.

“Meski jabatan ketua KUD berada di desa lain dan tidak menggunakan anggaran negara, larangan ini tetap berlaku untuk menghindari conflict of interest,” ujarnya, Jumat (17/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa jabatan kepala desa bersifat penuh waktu (full time) sehingga menuntut fokus penuh dalam pelayanan masyarakat dan pembangunan desa.

Potensi Konflik Kepentingan

Selain aspek regulasi, masyarakat turut menyoroti potensi penyalahgunaan wewenang apabila seorang kepala desa merangkap jabatan sebagai pimpinan koperasi. Posisi strategis kepala desa dinilai berisiko memengaruhi objektivitas dalam pengambilan keputusan.

Kondisi ini dikhawatirkan dapat menimbulkan tumpang tindih kepentingan antara fungsi pemerintahan dan aktivitas usaha, yang pada akhirnya berpotensi merugikan pihak lain serta mengganggu tata kelola yang baik.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kepala Desa Jemowo terkait polemik tersebut. Publik berharap aturan yang berlaku dapat ditegakkan demi menjaga integritas pemerintahan desa yang bersih dan profesional.

READ  Dini Hari Mematikan! Jalur Jepara–Welahan Kembali Telan Dua Nyawa

Redaksi : indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Dapur SPPG Ketaon Dibobol Maling, Kerugian Ditaksir Capai Rp21 Juta

NEWS

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Serentak Salurkan Bansos kepada Awak Kamling di 19 Polsek dan 3 Polsubsektor

NEWS

Antisipasi El-Nino, Kapolres Boyolali Hadiri Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla di Boyolali

NEWS

Semarak Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Gelar Bazar Pangan Murah untuk Masyarakat

NEWS

Jelang Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Gelar Ziarah dan Tabur Bunga di TMP Ratna Negara

Indonesiatoday

Scoopy Merah Hilang Tanpa Jejak di Manyaran, Kerugian Korban Capai Rp15 Juta

NEWS

Aroma Tak Sedap Pengadaan Barang di Pemkab Wonogiri, Nama Pejabat Intelijen Kejari Terseret

NEWS

Polres Boyolali Hadir untuk Masyarakat, 53 Anak Ikuti Khitan Massal Gratis