Home / NEWS

Senin, 2 Maret 2026 - 15:05 WIB

Kecelakaan di Jalur Sragen–Ngawi: Mobilio Terguling di Area SPBU, 6 Korban Dilarikan ke RS

Editor : Yogie ps

SRAGEN, JATENG|| indonesianewstoday – Kecelakaan lalu lintas mengejutkan terjadi di jalur utama Sragen–Ngawi, tepatnya di depan SPBU Bener, Dukuh Pedakan, Desa Bener, Kecamatan Ngrampal, Kabupaten Sragen, Senin (2/3/2026) sekitar pukul 11.15 WIB.

Sebuah mobil Honda Mobilio bernomor polisi AE-1435-JT diduga hilang kendali saat melintas dari arah barat menuju timur. Kendaraan tersebut oleng ke kiri, menghantam pembatas taman SPBU hingga terguling, kemudian menabrak sepeda motor Honda Beat bernomor polisi AD-4557-AWE yang tengah mengisi bahan bakar di dispenser 1.

Kasat Lantas Polres Sragen, AKP Kukuh Satria Leksono, menjelaskan bahwa kecelakaan terjadi saat aktivitas pengisian BBM sedang berlangsung.
“Mobil menabrak pembatas taman SPBU hingga terguling. Dalam posisi terguling, kendaraan membentur sepeda motor yang sedang mengisi BBM serta operator SPBU yang berada di dekat dispenser,” jelasnya.

Enam Korban Luka-Luka
Akibat benturan keras tersebut, enam orang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis. Lima korban dirawat di RSUD Sragen, sementara satu korban lainnya menjalani perawatan di RSI Amal Sehat Sragen.

Data pengemudi dan penumpang Mobilio:
RK (20), warga Gondangrejo, Karanganyar (pengemudi). Luka lecet bahu kanan dan lutut kanan, dirawat di RSUD Sragen.

DA (29), warga Karangrejo, Karanganyar (penumpang). Mengalami pusing, lecet dahi kanan, patah tangan kanan, serta luka lecet lengan kiri, dirawat di RSUD Sragen.

AP (40), warga Karangrejo, Karanganyar (penumpang). Mengalami nyeri leher dan nyeri perut, dirawat di RSUD Sragen.
KD (29), warga Ngasinan, Karanganyar (penumpang). Dalam kondisi sadar dan tidak mengalami luka serius.
OPR (24), warga Kedungmiri, Karanganyar (penumpang). Termasuk dalam rombongan mobil, kondisi selamat.

Korban dari sepeda motor dan SPBU:
Septian Wisnu Effendi (33), warga Sidoharjo, Sragen (pengendara Honda Beat). Mengalami luka lecet pada bibir bawah dan dagu robek, dirawat di RSUD Sragen.

READ  Di Bawah Langit Banyumanik, Wayang Menjadi Doa: Merti Desa Padangsari Menyentuh Hati Warga

Sri Rukmini (39), operator SPBU, warga Ngemplak Gondang, Sragen. Mengalami hematoma kepala kiri dan dirawat di RSI Amal Sehat Sragen.

Secara keseluruhan, enam korban menjalani perawatan medis, dengan rincian lima orang di RSUD Sragen dan satu orang di RSI Amal Sehat Sragen.

Kerugian dan Penanganan Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kerugian material diperkirakan mencapai Rp15 juta.

Petugas Satlantas Polres Sragen yang menerima laporan sekitar pukul 11.30 WIB segera mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengatur arus lalu lintas yang sempat tersendat akibat proses evakuasi kendaraan.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun di lokasi, mobil terlihat oleng sebelum akhirnya menabrak pembatas taman dan terguling. Proses evakuasi berlangsung relatif cepat sehingga arus kendaraan di jalur nasional tersebut kembali normal.

Hingga kini, penyidik Satlantas Polres Sragen masih melakukan pendalaman guna memastikan faktor penyebab hilangnya kendali kendaraan, termasuk kemungkinan faktor kecepatan maupun kondisi pengemudi saat kejadian.

Share :

Baca Juga

NEWS

Bocah Kelas 2 SD Tewas Tertimpa Patung di Museum Ronggowarsita Semarang

NEWS

Diduga Bebas Beroperasi, PT Widya Waskita Wijaya Disorot Terkait Dugaan Ritel Solar Subsidi Antar SPBU di Demak

NEWS

Monitoring Evaluasi Program PMT, Puskesmas Padangsari Fokus Tingkatkan Gizi Balita dan Ibu Hamil

NEWS

Pengedar Sabu 8,14 Gram Dibekuk Satresnarkoba Polres Boyolali

NEWS

Kapolsek Cepogo Pererat Sinergi dengan Ponpes Al Huda Doglo Jaga Kamtibmas Kondusif

NEWS

Mandor SPBU Berinisial AGS Diduga Bermitra dengan Mafia Solar Subsidi di Boyolali

NEWS

Diduga Ada Permainan di Balik Solar Subsidi, Polres Demak Dipertanyakan: Mafia BBM Bebas Beraksi di SPBU Karangrejo

Indonesiatoday

HUT ke-33 Gereja Baptis Indonesia Jatisari Berlangsung Meriah, Usung Tema “Kasih dan Pengorbanan”