Home / NEWS

Sabtu, 25 April 2026 - 13:29 WIB

Kapolres Boyolali Apresiasi GP Ansor, Ajak Jaga Kamtibmas di Pembukaan Kemah Bhakti ke-4 dan Konfercab ke-13

Laporan : Angger S

Editor : Yogie ps

BOYOLALI || indonesianewstoday.com– Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra menghadiri sekaligus memberikan sambutan dalam Apel Pembukaan Kemah Bhakti ke-4 dan Konferensi Cabang (Konfercab) ke-13 Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kabupaten Boyolali. Kegiatan tersebut digelar dalam rangka Harlah ke-92 GP Ansor di Lapangan Desa Dologan, Kecamatan Karanggede, Sabtu (25/4/2026) sore.

Kegiatan yang berlangsung pukul 15.50 WIB hingga 17.45 WIB ini diikuti kader GP Ansor se-Kabupaten Boyolali, dengan penanggung jawab Ketua GP Ansor Boyolali, Ahmad Kurniawan. Acara berlangsung khidmat, tertib, dan sarat semangat kebangsaan.

Turut hadir unsur Forkopimcam Karanggede, jajaran Polres dan Polsek, serta tokoh organisasi keagamaan, di antaranya Ketua PCNU Boyolali KH Imron Hartono, pengurus Muslimat NU, Fatayat NU, IPNU-IPPNU, hingga Pagar Nusa. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan soliditas antara organisasi keagamaan dan pemerintah dalam menjaga kondusivitas wilayah.

Dalam sambutannya, Kapolres Boyolali menekankan pentingnya menjaga persatuan, toleransi, serta peran strategis GP Ansor dalam mendukung keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

“Kami mengapresiasi peran GP Ansor yang selama ini bersinergi dengan kepolisian dan pemerintah dalam menjaga kamtibmas di Boyolali. Sinergi ini harus terus dipertahankan,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra.

Ia juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini, seperti penyalahgunaan narkoba, maraknya pinjaman online (pinjol), serta judi online (judol).

“Dalam dua bulan terakhir bahkan muncul kasus kriminal serius yang dipicu judi online. Ini menjadi perhatian bersama agar tidak semakin meluas,” tegasnya.

Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat, khususnya pemuda dan tokoh agama, untuk aktif memberikan edukasi serta pengawasan terhadap generasi muda.

Sementara itu, Ketua GP Ansor Boyolali Ahmad Kurniawan menyampaikan bahwa Kemah Bhakti dan Konfercab merupakan bagian dari konsolidasi organisasi dalam menyongsong masa depan Ansor.

READ  Babinsa Tahota Intensifkan Komsos Jelang Paskah, Ingatkan Warga Seimbangkan Kerja dan Ibadah

“Kegiatan ini merupakan agenda tahunan sekaligus rangkaian Konfercab ke-13. Kami berharap seluruh kader menjaga nama baik organisasi dan menunjukkan bahwa Ansor hadir sebagai garda terdepan pelayan masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menegaskan komitmen GP Ansor terhadap nilai-nilai kebangsaan dengan semangat “NKRI Harga Mati” serta Pancasila sebagai dasar kehidupan berbangsa.

Ketua PCNU Boyolali KH Imron Hartono turut mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia berharap agenda ini mampu memperkuat peran Ansor sebagai pelayan umat sekaligus melahirkan pemimpin yang membawa keberkahan bagi organisasi dan masyarakat.

Selain itu, rangkaian Kemah Bhakti juga akan diisi dengan kegiatan sosial, termasuk rencana aksi bersih-bersih sungai sebagai bentuk kontribusi nyata GP Ansor terhadap lingkungan.

Kapolres Boyolali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung kegiatan positif organisasi kepemudaan dan keagamaan yang berkontribusi dalam menjaga stabilitas dan keharmonisan masyarakat di Kabupaten Boyolali.

Redaksi : Indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Polda Jateng Gelar Silaturahmi Kamtibmas, Perkuat Sinergi Ormas dan Akademisi Hadapi Tantangan Era Digital

NEWS

Dukungan Mengalir untuk Pembangunan Rumah Sakit Bhayangkara di Pati Timur

NEWS

Diduga Gudang Solar Ilegal di Jatiwetan Kudus Masih Bebas Beroperasi, Aparat Diminta Bertindak Tegas

NEWS

Bhabinkamtibmas Polsek Sambi Sambangi Pabrik Harapan Langgeng Abadi, Perkuat Keamanan dan Kamtibmas

Indonesiatoday

Warga Keluhkan Dugaan Aktivitas Judi Sabung Ayam dan Dadu di Gladagsari Boyolali

NEWS

Polres Boyolali Ungkap Kasus Curanmor, Tiga Tersangka Diamankan

NEWS

Polres Boyolali Ungkap Penggelapan Dana RSU Indriati, Kerugian Capai Rp559 Juta

NEWS

Polres Boyolali Ungkap Sindikat Penipuan Proyek KDMP Senilai Rp1,2 Miliar