Home / NEWS

Senin, 23 Maret 2026 - 12:01 WIB

Kampoeng Rawa Disorot, Pengunjung Minta Evaluasi Total Layanan

Laporan : Angger S

Editor : Yogie Ps

Kabupaten Semarang || indonesianewstoday.com – Destinasi wisata apung Kampoeng Rawa Ambarawa di kawasan Rawa Pening kembali menjadi sorotan. Di tengah pesona alam yang ditawarkan, sejumlah pengunjung justru mengeluhkan kualitas pelayanan, khususnya di area rumah makan.

Kampoeng Rawa dikenal sebagai agrowisata dengan konsep unik, di mana pengunjung harus menggunakan rakit untuk menuju saung-saung yang berada di tengah danau. Panorama Rawa Pening yang dikelilingi pegunungan menjadi daya tarik utama, bahkan wisatawan dapat menikmati pemandangan lima gunung sekaligus, yakni Gunung Gajah Mungkur, Merbabu, Merapi, Telomoyo, dan Ungaran.

Keindahan tersebut menjadikan Kampoeng Rawa sebagai salah satu destinasi favorit, terutama saat libur panjang seperti momen Lebaran. Namun, pengalaman berbeda dirasakan salah satu pengunjung asal Salatiga, Hartono.

Ia mengaku harus menunggu hingga sekitar satu jam untuk mendapatkan pesanan makanan. Meski memaklumi kondisi ramai saat liburan, Hartono menyayangkan sikap pelayan yang dinilai kurang memberikan kenyamanan.

“Memang ramai, jadi kami maklumi. Tapi saat masih makan, piring dan sisa makanan langsung diambil, bahkan kami diminta pindah tempat padahal belum selesai,” ujarnya.

Hartono juga menyebut anak-anaknya yang masih menghabiskan minuman terpaksa ikut berpindah meja. Padahal, menurutnya, tempat duduk tersebut sejak awal diarahkan oleh pelayan di meja nomor 58.

Ia berharap pihak manajemen Kampoeng Rawa dapat melakukan evaluasi terhadap sistem pelayanan, terutama saat lonjakan pengunjung terjadi. Selain itu, ia meminta rekaman CCTV di sekitar meja 58 pada Senin (23/3/2026) pukul 13.00 WIB dapat ditinjau sebagai bahan klarifikasi.

“Harapannya ke depan pelayanan bisa lebih baik dan pengunjung merasa nyaman,” tambahnya.

Keluhan ini menjadi pengingat bagi pengelola destinasi wisata untuk tidak hanya mengandalkan daya tarik alam, tetapi juga menjaga standar pelayanan, terutama di masa puncak kunjungan wisatawan.

READ  Demo di Balai Desa Purwasaba Berujung Ricuh, Kades Hoho Alkaf Mengaku Dikeroyok Massa

Redaksi : Indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Tebar Kepedulian untuk Pemulung, Difabel, dan Pekerja Outsourcing

NEWS

Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Hijaukan Kawasan Taman Nasional Gunung Merbabu

Indonesiatoday

Silaturahmi Kamtibmas, Kapolres Boyolali Ingatkan Perguruan Silat Hindari Gesekan

NEWS

Polres Boyolali Kerahkan Personel Antisipasi Pergerakan Massa Pengesahan Warga PSHT

NEWS

Viral Rp250 Juta untuk Apa? Dugaan Pernyataan Oknum Penyidik Tipidter Polres Kendal Tuai Sorotan

NEWS

Polres Boyolali Kawal Tradisi Sedekah Gunung Merapi Sambut 1 Muharram 1448 H

NEWS

Polres Boyolali Amankan Doa Bersama PSHW Winongo dalam Rangka Peringatan Bulan Suro

NEWS

Polres Boyolali Gerak Cepat Tangani Kebakaran Bengkel Las di Teras, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta