Laporan : Suntono
Editor : Yogie Ps
RANSIKI || indonesianewstoday.com– Gema takbir menggema di seluruh penjuru Kabupaten Manokwari Selatan, Papua Barat, Sabtu (21/3/2026), menandai datangnya Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1447 H. Umat Muslim berbondong-bondong memadati berbagai titik pelaksanaan ibadah untuk menunaikan Shalat Idul Fitri dalam suasana khidmat, damai, dan penuh toleransi.
Pelaksanaan shalat tersebar di tiga distrik utama, yakni Ransiki, Oransbari, dan Momiwaren. Momentum ini menjadi potret nyata harmoni kehidupan beragama di wilayah Manokwari Selatan, di mana kebersamaan dan nilai toleransi begitu terasa.
Sejumlah pimpinan daerah turut hadir dan membaur bersama masyarakat. Tampak Bupati Manokwari Selatan Bernard Mandacan, Dandim 1808/Mansel Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, serta jajaran pejabat Polres Manokwari Selatan ikut melaksanakan ibadah bersama warga.

Dalam khutbahnya, Ustadz H. Budi Syamsudin menyampaikan pesan mendalam tentang makna Idul Fitri. Ia menegaskan bahwa Idul Fitri bukan sekadar perayaan, melainkan momentum untuk membuktikan hasil dari proses spiritual selama bulan Ramadhan.
“Indikator keberhasilan Ramadhan adalah meningkatnya ketakwaan, menjauhi perbuatan maksiat, serta tumbuhnya kepedulian sosial terhadap sesama,” ujarnya di hadapan ratusan jamaah.
Suasana kehangatan semakin terasa saat rangkaian ibadah ditutup dengan tradisi saling bersalaman. Pimpinan daerah, tokoh agama, tokoh adat, serta aparat keamanan tampak akrab berbaur dengan masyarakat, saling bermaafan dan mempererat tali silaturahmi.
Sinergi antara TNI dan Polri juga berperan penting dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah berlangsung aman, tertib, dan kondusif.
#Kodim1808Mansel
#TNIADPrima
#TNIADBekerjaDenganHati
#TNIADBerjuangBersamaRakyat
#TNIADdihatiRakyat
Redaksi : indonesianewstoday.com









