Home / NEWS

Sabtu, 11 April 2026 - 04:13 WIB

Cita-cita Jadi Polwan Hancur: Remaja 18 Tahun di Jambi Diduga Diperkosa 4 Pria, Dua Oknum Polisi Dipecat

Laporan : Yogie Ps

Jambi || indonesianewstoday.com || 11- April – 2026, — Sebuah kasus memilukan mengguncang publik. Seorang remaja perempuan berusia 18 tahun berinisial C, yang sebelumnya bercita-cita menjadi calon polisi wanita (polwan), harus mengubur impiannya setelah diduga menjadi korban rudapaksa oleh empat pria pada November 2025 di Kota Jambi.

Peristiwa tragis tersebut tidak hanya menyisakan luka fisik, tetapi juga trauma mendalam bagi korban. Dampaknya begitu besar hingga C memutuskan untuk tidak lagi melanjutkan niatnya mengikuti seleksi polwan—sebuah cita-cita yang sebelumnya ia perjuangkan.

Ironisnya, dari empat pelaku yang diduga terlibat, dua di antaranya merupakan oknum anggota kepolisian—masing-masing dari Polres Tanjung Jabung Timur dan Polda Jambi. Sementara dua pelaku lainnya adalah warga sipil. Fakta ini memicu gelombang kemarahan publik, mengingat aparat penegak hukum seharusnya menjadi pelindung, bukan pelaku kejahatan.

Polda Jambi menyatakan telah mengambil langkah hukum dengan menahan para pelaku. Dua oknum polisi yang disebut sebagai pelaku utama telah dijatuhi sanksi pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH) melalui sidang etik.

Oplus_131072

Namun, penanganan terhadap anggota lain yang diduga turut menyaksikan kejadian tersebut menuai sorotan tajam. Tiga polisi yang disebut berada di lokasi hanya dikenai sanksi disiplin berupa penempatan khusus (patsus) serta permintaan maaf. Kebijakan ini dinilai publik terlalu ringan dan tidak mencerminkan rasa keadilan bagi korban.

“Perilaku terduga pelanggar dinyatakan sebagai perbuatan tercela,” ujar Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Erlan Munaji, Selasa (7/4/2026).

Kasus ini kembali menampar wajah institusi kepolisian dan memunculkan pertanyaan serius terkait integritas serta pengawasan internal. Desakan agar proses hukum berjalan transparan dan adil pun terus menguat, seiring harapan agar korban mendapatkan keadilan yang layak.

READ  Dugaan Pungli Pajak Kendaraan, Kasat Lantas Boyolali: Laporkan, Kami Proses!

Lebih dari itu, tragedi ini menjadi pengingat pahit bahwa perlindungan terhadap perempuan, terutama dari kekerasan seksual, masih menjadi pekerjaan rumah besar yang belum terselesaikan di negeri ini.

Redaksi : Indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

May Day 2026, Polres Boyolali Gelar Panggung Hiburan, Senam hingga Layanan Kesehatan Gratis

NEWS

Terdakwa Ngamuk di Sidang: “Saya Bukan Pelaku!” — Bongkar Nama Lain, Tuding Dipaksa Ngaku dengan Kekerasan

NEWS

Kapolres Boyolali Pimpin Apel Gelar Kesiapan Pengamanan May Day di Halaman Mapolres

NEWS

Diduga Cabuli Santri di Bawah Umur, Pengasuh Ponpes di Semarang Diseret ke Proses Hukum—Polisi: Berkas Sudah Tahap I

Indonesiatoday

Penunjukan Plt Kepala DPU-PR Salatiga Dikritik, Dinilai Tak Sesuai Latar Belakang

NEWS

Kapolres Boyolali Serahkan Hadiah Lomba Video AI, Dorong Pelajar Jadi Garda Depan Anti Kriminalitas

NEWS

Kapolres Boyolali Tekankan Transformasi Pelayanan Publik Digital dalam Forum Belajar Bersama

NEWS

Kunjungan Menteri Bappenas di Boyolali Berjalan Lancar, Fokus Penguatan Sektor Peternakan