Home / NEWS

Rabu, 18 Maret 2026 - 01:22 WIB

Dugaan Penjebakan Wartawan MabesNews, Angger Suhodo: Ini Ancaman Serius bagi Kebebasan Pers

Laporan : Angger S

SEMARANG || indonesianewstoday.com || 18 – Maret – 2026, – Dugaan penjebakan terhadap salah satu wartawan MabesNews, Muhammad Amir Asnawi (40), terkait kasus rehabilitasi narkoba di Mojokerto, Jawa Timur, terus menuai sorotan. Pimpinan Umum IndonesianewsToday.com, Angger Suhodo, akhirnya angkat bicara dan mengecam keras peristiwa yang dinilai berpotensi mencederai kebebasan pers di Indonesia.

Angger menilai kasus yang turut menyeret nama advokat Wahyu Suhartatik (47) tersebut tidak sekadar persoalan hukum biasa. Menurutnya, perkara ini telah menyentuh persoalan serius terkait perlindungan terhadap profesi jurnalis dalam menjalankan tugasnya.

“Kami melihat ada indikasi kuat praktik penjebakan terhadap wartawan. Ini sangat berbahaya dan mencederai marwah pers. Jika dibiarkan, kondisi seperti ini dapat menjadi ancaman nyata bagi seluruh jurnalis di Indonesia,” tegas Angger dalam keterangannya kepada media.

Ia juga menyoroti langkah aparat penegak hukum yang dinilai harus tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah dalam menangani perkara tersebut. Menurutnya, setiap proses hukum harus dilakukan secara objektif, transparan, serta tidak tergesa-gesa dalam mengambil tindakan.

“Jangan sampai aparat terkesan langsung bertindak tanpa pendalaman yang utuh. Wartawan bekerja dilindungi undang-undang. Karena itu harus ada kehati-hatian, bukan justru terkesan membenarkan skenario yang merugikan insan pers,” ujarnya.

Lebih jauh, Angger menegaskan bahwa apabila dugaan penjebakan tersebut terbukti benar, maka hal itu dapat dikategorikan sebagai bentuk kriminalisasi terhadap wartawan yang tidak dapat ditoleransi dalam negara yang menjunjung tinggi demokrasi dan kebebasan pers.

Oleh karena itu, pihaknya mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus tersebut secara profesional, transparan, dan terbuka kepada publik.

“Kami meminta kasus ini dibuka seterang-terangnya. Jangan ada yang ditutup-tutupi. Keadilan harus ditegakkan, dan wartawan harus mendapatkan perlindungan penuh dalam menjalankan tugas jurnalistiknya,” tegasnya.

READ  Kampoeng Rawa Disorot, Pengunjung Minta Evaluasi Total Layanan

Kasus penangkapan wartawan MabesNews di Mojokerto ini kini menjadi perhatian berbagai kalangan dan dinilai sebagai ujian bagi komitmen penegakan hukum di Indonesia, khususnya dalam menjaga kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.

Publik pun menanti apakah proses hukum akan berjalan secara adil dan transparan, atau justru menambah daftar panjang persoalan yang membayangi independensi kerja jurnalis di Tanah Air.

Redaksi : Indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Pengedar Sabu Dibekuk di Boyolali, Polisi Sita Barang Bukti 13,75 Gram

NEWS

Doa Bersama Warnai Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Polres Boyolali

NEWS

Diduga Beroperasi Diam-Diam pada Malam Hari, Tambang Ilegal di Wonosobo Uji Nyali Aparat Penegak Hukum

NEWS

Diduga Sekap Tiga Karyawan dan Minta Tebusan Rp50 Juta, Dua Terduga Pelaku Dibekuk Polisi

NEWS

Kapolres Boyolali Hadiri Pengesahan Warga Baru Tingkat I PSHT, Dukung Pembinaan Atlet Pencak Silat Berprestasi

NEWS

Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Wonosegoro

Indonesiatoday

Kapolres Boyolali Hadiri Sholawatan Bersama Gus Ali Gondrong di Alun Alun Kidul

Indonesiatoday

Semangat Bhayangkara ke-80, Polres Boyolali Gelar Olahraga Bersama yang Dipadati Ratusan Peserta