Laporan : Helmi Bastian
Editor : Yogie Ps
Semarang || indonesianewstoday.com— TK Panti Puruhita Semarang kembali menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang Semarang Open Marching Band Championship (SOMC) 2026 yang digelar pada 10 Mei 2026. Lewat penampilan spektakuler tim drumband “Gita Saundarya Puruhita”, sekolah tersebut sukses meraih predikat Juara Umum sekaligus Peringkat 1 Keseluruhan dan membawa pulang Piala Bergilir SOMC 2026.
Penampilan anak-anak usia dini itu berhasil mencuri perhatian penonton maupun dewan juri. Dengan energi penuh semangat, ketepatan visual, musikalitas yang kuat, serta kekompakan yang luar biasa, “Gita Saundarya Puruhita” tampil layaknya tim profesional meski seluruh personelnya masih berstatus siswa taman kanak-kanak.
Dalam kompetisi bergengsi tersebut, tim berhasil meraih sejumlah penghargaan, di antaranya:
Juara 1 Field Commander
Juara 2 Mayoret
Juara 1 Melodi
Juara 1 Visual
Juara 2 Music Overall
Peringkat 1 Keseluruhan
Peraih Piala Bergilir SOMC 2026
Prestasi tersebut tidak diraih secara instan. Di balik gemerlap kemenangan, tersimpan proses latihan intensif selama lebih dari tujuh bulan yang dijalani dengan penuh disiplin, kerja keras, dan semangat pantang menyerah.

Pembina drumband, Yuliana Endang Sundari, menyampaikan bahwa marching band bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan sarana pembentukan karakter anak sejak usia dini.
“Marching band menjadi ruang kreasi bagi anak-anak. Mereka belajar mandiri, peduli terhadap sesama, membangun komunikasi yang baik, saling bekerja sama, sekaligus melatih motorik, kognitif, dan kreativitas,” ujarnya.
Salah satu penampilan yang paling menyita perhatian publik datang dari tim Colorguard. Jika pada umumnya membutuhkan waktu latihan yang panjang, tim Colorguard “Gita Saundarya Puruhita” justru hanya menjalani latihan kurang dari satu bulan. Hebatnya lagi, para pemain Colorguard merupakan anak-anak TK A yang masih sangat belia.
Di bawah arahan pelatih muda Arziqa Nabila, para peserta mampu tampil percaya diri, kompak, dan memukau di arena perlombaan. Sementara secara keseluruhan, tim dipimpin Kepala Pelatih Helmi Bastian yang berhasil membangun performa kompetitif sekaligus sarat nilai edukatif.
Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa usia dini bukan penghalang untuk mencetak prestasi besar. Dengan pendampingan yang tepat, disiplin, dan semangat tinggi, anak-anak mampu berkembang menjadi generasi kreatif, berani, dan berkarakter.
Sorak tepuk tangan yang menggema di arena SOMC 2026 menjadi saksi bahwa “Gita Saundarya Puruhita” bukan sekadar tim drumband TK biasa. Mereka hadir sebagai simbol semangat, kreativitas, dan kebanggaan Kota Semarang.
Redaksi : indonesianewstoday.com









