Loading...

Warga Islandia rayakan kemenangan atas Inggris


Reykjavik Hak atas foto
EPA

Image caption

Suasana perayaan kemenangan di Islandia seperti hari libur nasional, kata salah seorang warga Inggris di Reykjavik.

Bagi orang Inggris, kekalahan 1-2 dari Islandia dalam babak 16 besar Piala Eropa 2016 jelas merupakan sesuatu yang mengejutkan, dan sekaligus pula memalukan.

Seperti kata mantan kapten Timnas Inggris, Alan Shearer, pertandingan melawan Islandia adalah penampilan terburuk Timnas Inggris yang pernah dia saksikan.

Sebaliknya bagi Timnas Islandia, keberhasilan melaju ke perempat final setelah mengalahkan Inggris -yang memiliki Liga Primer yang terkaya di dunia- jelas sebuah prestasi besar.

Dan sebagai perbandingan pula, salah seorang manajer Islandia, Heimir Hallgrímsson, bekerja sebagai dokter gigi di sela-sela waktunya mengasuh timnas bersama Lars Lagerbäck.

Berikut beberapa komentar dari warga Islandia maupun warga Inggris yang tinggal di negara berpenduduk 300.000 jiwa itu yang memiliki musim dingin sekitar delapan bulan dalam setahun.

Ari Freyr Skulason, pemain Timnas Islandia

Di akun Twitternya, Skulason tidak malu-malu mengungkapkan keterkejutannya bisa mengalahkan Inggris, yang kalau diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia kira-kira, “Apa yang sebenarnya terjadi?!?!?! Ya, kami menang atas INGGRIS!!”

Arni Sveinsson, sutradara film dan penggemar sepak bola di ibu kota Reykjavik

“Kami tim yang teroganisir dengan baik dan Inggris tidak. Itu yang menang. Dalam pandangan saya, tidak ada yang lebih indah dari melihat Inggris kalah. Kami punya lagu, ‘Kalau Anda tidak melompat, berarti Anda orang Inggris” Lagu itu kami nyanyikan.”

“Ini kisah klasik tentang kuda hitam. Negara terkecil dalam kejuaraan ini memukul balik. Saya berusia 40 tahun dan saya main sepak bola ketika masih kecil. Tidak pernah terpikir oleh saya Islandia akan tampil baik dalam kejuaraan besar. Sebuah fenomena.”

Hak atas foto
EPA

Image caption

Menang atas Inggris membuat Islandia melaju ke perempat final melawan tuan rumah Prancis.

Jóhann Sigurðarson, penggemar sepak bola

Sigurdarson menulis pesan pendek di Twitter, dengan merujuk pada salah seorang manajer Islandia, Heimir Hallgrímsson, “Dokter gigi Irlandia membunuh tiga singa (lambang Timnas Inggris).

John Rogers, wartawan Inggris yang tinggal di Reykjavik dan mendukung Islandia

“Jalanan penuh dengan orang-orang. Rasanya seperti hari libur nasional. Kembang api di mana-mana. Kegembiraan dan kemenangan besar. Perasaan yang berbeda dengan perayaan di Inggris, di sini kebaikan dan kemenangan. Itu indah.”

“Islandia sempat mengekspor pemain sepak bola – mereka menghasilkan pemain yang dicari dunia. Para pemain tersebut adalah produk pengembangan selama beberapa dekade. Satu generasi emas pemain sepak bola dan itu bukan kerja satu malam, tapi beberapa dekade.”

Elfa Olafsdottir

Banyak warga Islandia yang menggambarkan tersingkirnya Inggris sebagai “Brexit 2′ merujuk pada hasil referendum di Inggris yang memutuskan Inggris keluar dari Uni Eropa.

Salah seorang di antaranya adalah Elfa Olafsdotti yang menulis singkat, “Brexit vol 2” dengan tagar #Euro2016

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *