Serangan teror di masjid Christchurch: ‘Hari terkelam di Selandia Baru’


PM Selandia Baru Jacinda Ardern mengatakan serangan teror yang menyebabkan 50 orang meninggal dunia di Christchurch, Jumat (15/3) sebagai ‘hari terkelam di Selandia Baru’.

Sebelum melakukan aksi penembakan, pelaku menunggah manifesto di akun media sosialnya yang bernada rasis dan mengandung ideologi ekstrem kanan serta supremasi kulit putih.

Dia juga menyiarkan langsung aksinya di media sosial.

Simak juga:

Setidaknya 50 orang meninggal dunia, puluhan lainnya luka-luka dan dua orang kini berada dalam kondisi kritis.

Polisi telah menahan pelaku atas nama Brenton Tarrant, 28, warga Australia. Dia sudah hadir di persidangan pada Sabtu (16/3) tanpa pembelaan dan kini dikembalikan ke tahanan. Dia akan kembali hadir di persidangan pada tanggal 5 April mendatang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *