Loading...

Protes besar menentang kudeta di Myanmar berlanjut: ‘Kami tidak ingin kediktatoran militer’


Keterangan gambar,

Sebagian warga bergerak menuju Sule, salah satu titik demonstrasi di Yangon.

Puluhan ribu orang melakukan protes hari kedua di kota Yangon, Myanmar, Minggu (07/02) untuk menentang kudeta, gerakan yang tidak bisa dibendung oleh pemblokiran internet yang diberlakukan oleh penguasa militer.

“Kami tidak ingin kediktatoran militer,” teriak banyak demonstran.

Banyak yang memegang foto pemimpin yang ditahan Aung San Suu Kyi dan mengenakan pakaian merah, warna partai Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) yang dipimpin Suu Kyi. Mereka juga menuntut agar Suu Kyi dibebaskan.

Dia tidak terlihat lagi sejak tentara menggulingkan pemerintahannya Senin (01/02) lalu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *