Loading...

Pique merenung setelah tersingkir dari Piala Eropa


Timmas SpanyolHak atas foto
AFP

Image caption

Spanyol hanya berhasil maju sampai babak 16 besar Piala Eropa 2016.

Gaya main Spanyol yang mengantarkan mereka merebut Piala Dunia 2010 dan dua Piala Eropa berturut-turut mungkin tidak lagi efektif.

Hal tersebut diungkapkan oleh bek senior Timnas Spanyol, Gerard Pique, setelah tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa di Prancis.

Juara bertahan Spanyol dikalahkan Italia dengan angka 0-2, Senin (27/06), dan Pique berpendapat mereka memang sebaiknya tidak dipertimbangkan sebagai unggulan untuk merebut Piala Eropa 2016.

“Saya kira kami harus mengambil perenungan besar, dalam arti gaya dan tingkat (permainan),” kata pemain berusia 29 tahun tersebut.

“Kami tidak memiliki tingkat yang sama seperti beberapa tahun lalu.”

Hak atas foto
Getty

Image caption

Italia menang 2-0 atas juara bertahan Spanyol di babak 16 besar.

Dia menambahkan bahwa Spanyol memenangkan pertandingan karena ‘nama dan masa lalu’ tapi sebenarnya bukan tim terbaik.

“Kami tidak berada dalam posisi untuk merebut juara saat ini.”

Tersingkir di babak 16 besar Piala Eropa 2016 mendorong manajer Vicente del Bosque untuk menyatakan bahwa dia sedang mempertimbangkan masa depannya di timnas.

Dia mengambil alih kepempinnan dari Luis Aragones -yang membawa Spanyol merebut kejuaraan besar pertama, Piala Eropa 2008, dan setelah itu menambah dengan Piala Dunia 2010 serta Piala Eropa 2012.

Del Bosque sebenarnya mengajukan pengunduran diri setelah Spanyol tersingkir di babak penyisihan grup Piala Dunia 2014 namun waktu itu diminta agar tetap bertahan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *