Loading...

Penyanderaan di Bangladesh, 20 sandera tewas dibunuh


Hak atas foto
AP

Image caption

Sebanyak 20 sandera tewas dibunuh kelompok bersenjata di sebuah kafe di Dhaka, Bangladesh.

Pemerintah Bangladesh mengatakan sebanyak 20 sandera tewas dibunuh kelompok bersenjata dalam drama penyanderaan di sebuah kafe di Ibu Kota Dhaka yang berlangsung sejak Jumat (01/07) malam hingga Sabtu (02/07) pagi.

“Kami menemukan 20 jasad. Sebagian besar dibunuh secara brutal menggunakan senjata tajam,” kata Brigadir Jenderal Naim Asraf Chowdhury dari Angkatan Darat Bangladesh, tanpa menyebutkan kewarganegaraan 20 jenazah tersebut.

Hak atas foto
AP

Image caption

Ratusan serdadu dan polisi menyerbu kafe tempat penyanderaan berlangsung.

Aksi penyanderaan selama 12 jam itu berakhir setelah ratusan serdadu dan polisi menyerbu Kafe Holey Artisan Bakery yang terletak di kawasan elite kota Dhaka.

Bridgen Chowdhury mengatakan penyerbuan menyebabkan enam anggota kelompok bersenjata tewas dan seorang lainnya ditangkap hidup-hidup.

Dari pihak tawanan, sebanyak 13 sandera berhasil dibebaskan. Tiga di antara mereka merupakan warga asing, satu warga Jepang dan dua warga Sri Lanka.

Duta Besar Italia, Mario Palma, mengatakan sebanyak tujuh warga Italia diyakini berada di dalam kafe tersebut.

Hak atas foto
AP

Image caption

Insiden bermula ketika sejumlah orang bersenjata menyerang kafe Holey Artisan Bakery, yang cukup populer di kalangan ekspatriat, diplomat, dan kalangan kelas menengah Kota Dhaka, pada Jumat (01/07) pukul 21.20 waktu setempat.

Di Tokyo, Wakil Kepala Kabinet pemerintah Jepang, Koichi Hagiuda, mengatakan ada sebanyak delapan warga Jepang yang tengah bersantap di kafe itu ketika serangan terjadi.

Insiden bermula ketika sejumlah orang bersenjata menyerang kafe Holey Artisan Bakery, yang cukup populer di kalangan ekspatriat, diplomat, dan kalangan kelas menengah Kota Dhaka, pada Jumat (01/07) pukul 21.20 waktu setempat.

“Ini adalah aksi yang sangat keji. Orang Muslim macam apa orang-orang ini? Mereka tidak punya agama. Pemerintahan saya akan memberantas terorisme dan militansi dari Bangladesh,” kata Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *