Home / NEWS

Sabtu, 25 April 2026 - 14:23 WIB

Kapolres Boyolali Laporkan Peningkatan Kapasitas Masyarakat Sipil dalam Penyelesaian Konflik Sosial

Laporan : Joe

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || Indonesianewstoday.com – Upaya memperkuat peran masyarakat dalam menjaga stabilitas sosial terus digencarkan di Kabupaten Boyolali. Salah satunya melalui kegiatan peningkatan kapasitas masyarakat sipil dalam penyelesaian konflik sosial yang digelar di Kantor Kesbangpol, Kecamatan Mojosongo, Sabtu (25/4/2026).

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga 12.00 WIB tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Hadir pula sejumlah narasumber dari unsur legislatif dan pemerintah daerah, di antaranya anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah Antonius Yogo Prabowo dan Tugiman B. Semita, serta jajaran Badan Kesbangpol Boyolali.

Ketua Pokja Kewaspadaan Nasional dan Penanganan Konflik Badan Kesbangpol Boyolali, Puspito Aris Gunawan, dalam sambutannya menegaskan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam mencegah potensi konflik sosial.

“Kita perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan di lingkungan, termasuk peredaran obat-obatan terlarang yang dapat merusak generasi muda. Penanganan konflik harus dilakukan secara humanis, edukatif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa masyarakat sipil memiliki peran strategis dalam membangun kehidupan yang harmonis, salah satunya melalui penguatan nilai toleransi di tengah keberagaman.

Sementara itu, anggota Komisi A DPRD Provinsi Jawa Tengah, Tugiman B. Semita, menyoroti masih adanya potensi konflik di tengah masyarakat yang beragam.

“Keberagaman adalah keniscayaan di setiap daerah, baik dari sisi sosial maupun keagamaan. Di sinilah pentingnya komunikasi yang efektif serta peran Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dalam menjaga toleransi,” ungkapnya.

Menurutnya, konflik sosial tidak hanya dipicu oleh perbedaan keyakinan, tetapi juga faktor ekonomi seperti pengangguran dan kesenjangan sosial.

“Persoalan ekonomi, termasuk pengelolaan sumber daya alam, juga dapat menjadi pemicu konflik. Karena itu, diperlukan sinergi semua pihak untuk meredam dan mencegah potensi konflik sejak dini,” tambahnya.

READ  Hangatnya Halal Bihalal Padangsari: Dari Serambi Masjid, Warga Menyatukan Hati dalam Maaf dan Silaturahmi

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi panel bertema konflik interpersonal dalam komunikasi dan hubungan sosial, serta peran serta masyarakat dalam penanganan konflik. Sesi tanya jawab interaktif turut memperkaya pemahaman peserta.

Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra dalam laporannya menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan aman, tertib, dan lancar.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mendeteksi serta menyelesaikan konflik sosial dapat meningkat, sehingga situasi kamtibmas di Kabupaten Boyolali tetap aman dan kondusif.

#KapolresBoyolali.

#KabupatenBoyolali.

#KesbangpolBoyolali.

Redaksi : indonesinewstoday.com

Share :

Baca Juga

Indonesiatoday

Keberadaan Debt Collector “Mata Elang” di Salatiga dan Kabupaten Semarang Dinilai Meresahkan, ELBEHA Barometer Minta Aparat Bertindak

Indonesiatoday

Kapolres Boyolali Ajak Ulama Perkuat Sinergi Kamtibmas dalam Musyawarah Kerja dan Halaqah MUI 2026 di Banyudono

NEWS

Kapolres Boyolali Apresiasi GP Ansor, Ajak Jaga Kamtibmas di Pembukaan Kemah Bhakti ke-4 dan Konfercab ke-13

NEWS

Babinsa Koramil 1808-04/Tahota Perkuat Silaturahmi dengan Tokoh Masyarakat di Kampung Yermatum

NEWS

Kriminalisasi Wartawan Amir Asnawi: Dugaan Pelanggaran Prosedur dan Ancaman bagi Kebebasan Pers

NEWS

Robig Zaenuddin Dipindah ke Nusakambangan, Positif Narkoba di Dalam Lapas — Dugaan Jaringan Masih Didalami

Indonesiatoday

“Mobil Cash Rp1,3 Miliar Nyaris Dirampas DC: Skandal Dugaan Data Fiktif Seret Nama BFI Finance”

NEWS

Bayang Maut di Cangar: Tragedi Berulang, Jembatan Berubah Jadi Magnet Kematian