Home / SPORT

Selasa, 3 Maret 2026 - 02:45 WIB

Dibungkam di Kandang Sendiri! Persib Curi Poin di GBT, Persebaya Gagal Kunci Kemenangan

Semarang ||indonesianewstoday.com || Stadion bergemuruh, tekanan memuncak, kemenangan sudah di depan mata. Namun pada akhirnya, Persebaya Surabaya harus menelan kekecewaan setelah ditahan imbang 2–2 oleh Persib Bandung dalam duel panas pekan ke-24 BRI Super League di Stadion Gelora Bung Tomo, Senin malam (2/3/2026).

Persebaya dua kali memimpin. Dua kali pula Persib membalas. Drama empat gol tersaji dalam tensi tinggi yang membuat laga ini layak disebut sebagai salah satu pertandingan paling emosional musim ini.

Bajul Ijo Menggigit, Maung Bandung Tak Mati

Tuan rumah tampil beringas sejak awal. Dukungan puluhan ribu Bonek membuat Persebaya tampil percaya diri dan agresif. Gol pembuka lahir di babak pertama dan membuat GBT meledak dalam euforia.

Namun Persib menunjukkan mental baja. Alih-alih runtuh di bawah tekanan, Maung Bandung justru mampu menyamakan kedudukan sebelum turun minum.

Babak kedua semakin panas. Persebaya kembali unggul dan publik tuan rumah mulai mencium aroma tiga poin. Tapi sekali lagi, Persib datang sebagai “pencuri harapan”. Gol penyama kedudukan di fase krusial laga membuat suasana stadion mendadak hening.

Skor 2–2 bertahan hingga peluit panjang. Persebaya kehilangan dua poin di rumah sendiri. Persib pulang dengan kepala tegak.

Adu Mental di Pinggir Lapangan

Pelatih Persebaya, Paul Munster, tak menutupi rasa kecewanya.

“Kami sudah unggul dua kali. Detail kecil dan hilangnya fokus jadi pembeda. Ini menyakitkan karena kemenangan sudah sangat dekat,” ujarnya tegas.

Di sisi lain, pelatih Persib, Boštjan Cesar, memuji karakter timnya.

“Inilah mental yang kami bangun. Tertinggal bukan alasan untuk menyerah. Satu poin di GBT sangat berharga dalam perburuan gelar,” kata Cesar.

Dampak di Klasemen: Persib Tetap Mengancam

READ  Indonesia Takluk 2–3 dari Australia di Semifinal Piala AFF Futsal Putri 2026

Hasil ini membuat Persib tetap kokoh di puncak klasemen dan semakin menunjukkan konsistensi sebagai kandidat kuat juara musim ini. Sementara Persebaya harus puas tertahan dan kembali menunda ambisi menembus papan atas.

Satu hal yang pasti: setiap kali Persebaya dan Persib bertemu, bukan sekadar pertandingan yang terjadi—melainkan pertarungan harga diri, mental, dan gengsi dua kekuatan besar sepak bola nasional.

 

Penulis: Suntono

Share :

Baca Juga

SPORT

Indonesia Takluk 2–3 dari Australia di Semifinal Piala AFF Futsal Putri 2026

NEWS

Undian 16 Besar Liga Europa: Derby Italia hingga Ujian Klub Inggris