Paris |indonesinewstoday.com| Prancis — Malam memalukan harus dialami Chelsea F.C. saat bertandang ke markas Paris Saint‑Germain pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League, Rabu malam (11/3/2026). Alih-alih mencuri hasil positif, The Blues justru dihajar habis-habisan dengan skor telak 5–2 di Parc des Princes.
PSG tampil ganas sejak peluit awal dibunyikan. Tekanan tinggi yang dibangun tuan rumah membuat lini belakang Chelsea kelimpungan. Gol pembuka PSG lahir lewat aksi cepat Bradley Barcola, yang memanfaatkan celah di pertahanan tim tamu.
Chelsea sempat memberi perlawanan. Bek sayap Malo Gusto menyamakan kedudukan melalui serangan cepat yang mengejutkan publik Paris. Namun momentum itu tidak bertahan lama.
PSG kembali mengambil kendali lewat aksi memukau Ousmane Dembélé yang membuat tuan rumah kembali unggul. Chelsea lagi-lagi bangkit lewat gol Enzo Fernández, sehingga babak pertama berakhir dalam tensi tinggi dengan skor imbang.
Petaka bagi Chelsea datang di babak kedua. Kesalahan fatal penjaga gawang Filip Jørgensen dimanfaatkan dengan sempurna oleh Vitinha untuk membawa PSG kembali memimpin. Gol itu menjadi titik runtuhnya mental The Blues.
Setelahnya, PSG benar-benar mengamuk. Winger tajam asal Georgia, Khvicha Kvaratskhelia, tampil sebagai mimpi buruk bagi pertahanan Chelsea. Ia mencetak dua gol tambahan yang memastikan kemenangan telak 5–2 bagi raksasa Prancis tersebut.
Hasil ini membuat PSG berada di atas angin menjelang leg kedua di Stamford Bridge. Sebaliknya, Chelsea kini menghadapi misi nyaris mustahil: mengejar defisit tiga gol jika ingin menjaga napas mereka di Liga Champions musim ini.
Jika gagal membalikkan keadaan di London nanti, musim Eropa Chelsea bisa berakhir dengan cara yang paling menyakitkan — tersingkir setelah dipermalukan di Paris.
Penulis: Suntono









