Jakarta ||indonesianewstoday.com|| Kemenangan yang sudah di depan mata akhirnya buyar. Persija Jakarta harus puas berbagi angka setelah ditahan imbang 2–2 oleh Borneo FC Samarinda dalam laga panas di Jakarta International Stadium, Selasa (3/3/2026) malam.
Macan Kemayoran sejatinya tampil dominan dan dua kali memimpin. Gol pembuka lahir tak lama setelah babak kedua dimulai lewat penyelesaian tajam Gustavo Almeida yang memaksimalkan kelengahan lini belakang tim tamu. Stadion bergemuruh, Jakmania percaya tiga poin akan tetap di ibu kota.
Namun Borneo FC menunjukkan mental baja. Serangan cepat dan tembakan jarak jauh mereka berbuah gol penyeimbang di pertengahan babak kedua. Skor 1–1 membuat tensi pertandingan meningkat, duel keras tak terhindarkan, dan wasit harus bekerja ekstra meredam emosi kedua tim.
Persija kembali unggul lewat gol spektakuler dari luar kotak penalti pada menit ke-75. Keunggulan 2–1 membuat tuan rumah semakin percaya diri. Waktu terus berjalan, papan skor menunjukkan Persija di ambang kemenangan penting.
Petaka datang di masa injury time.
Saat laga memasuki menit 90+4, konsentrasi lini belakang Persija runtuh. Sebuah serangan terakhir Borneo FC berujung gol dramatis yang membungkam stadion. Skor berubah menjadi 2–2, dan harapan kemenangan yang sudah digenggam rapat terlepas begitu saja.
Hasil ini menjadi tamparan keras bagi Persija yang gagal mengunci laga meski unggul dua kali. Sebaliknya, satu poin dari Jakarta terasa seperti kemenangan bagi Borneo FC yang tampil disiplin hingga detik terakhir.
Sepak bola kembali membuktikan satu hal: pertandingan belum selesai sebelum peluit panjang dibunyikan. Dan bagi Persija, malam itu menjadi pelajaran mahal tentang arti fokus hingga detik akhir.
Penulis: Suntono




