Laporan : Dani
Editor : Yogie Ps
BOYOLALI || indonesianewstoday.com – Seorang pendaki Gunung Merbabu asal Kabupaten Semarang dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian melalui jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu (10/6/2026).
Korban diketahui bernama Widodo (44), warga Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Sabana I Gunung Merbabu ketika korban bersama seorang rekannya tengah melakukan perjalanan menuju puncak.
Berdasarkan keterangan saksi, korban dan rekannya memulai pendakian dari Basecamp Gancik pada Rabu dini hari. Setelah sempat beristirahat di kawasan Sabana II, keduanya melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun di tengah perjalanan, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.
Melihat kondisi tersebut, rekan korban segera meminta bantuan kepada pendaki lain dan relawan yang bertugas di jalur pendakian. Tim relawan kemudian melakukan evakuasi dengan membawa korban turun menuju basecamp sebelum dilarikan ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk mendapatkan penanganan medis.
Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, korban diperkirakan telah meninggal beberapa jam sebelum tiba di rumah sakit.
Kapolsek Selo, AKP Kiryanta, S.H., mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan segera melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mendatangi lokasi, meminta keterangan para saksi, serta melakukan pendataan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah.
“Polisi telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan para saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan tindakan lebih lanjut,” ujar AKP Winarsih.
Polres Boyolali mengimbau masyarakat yang akan melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik secara matang, memperhatikan kondisi kesehatan, serta mematuhi prosedur keselamatan yang berlaku guna mengantisipasi risiko selama aktivitas pendakian.
Selama proses penanganan dan evakuasi berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar.
Redaksi : indonesianewstoday.com









