Home / NEWS

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:24 WIB

Pendaki Gunung Merbabu Asal Kabupaten Semarang Meninggal di Jalur Selo, Polisi Pastikan Tidak Ada Tanda Kekerasan

Oplus_131072

Oplus_131072

Laporan : Dani

Editor : Yogie Ps

BOYOLALI || indonesianewstoday.com – Seorang pendaki Gunung Merbabu asal Kabupaten Semarang dilaporkan meninggal dunia saat melakukan pendakian melalui jalur Selo, Kabupaten Boyolali, Rabu (10/6/2026).

Korban diketahui bernama Widodo (44), warga Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Sabana I Gunung Merbabu ketika korban bersama seorang rekannya tengah melakukan perjalanan menuju puncak.

Berdasarkan keterangan saksi, korban dan rekannya memulai pendakian dari Basecamp Gancik pada Rabu dini hari. Setelah sempat beristirahat di kawasan Sabana II, keduanya melanjutkan perjalanan menuju puncak. Namun di tengah perjalanan, korban tiba-tiba terjatuh dan tidak sadarkan diri.

Melihat kondisi tersebut, rekan korban segera meminta bantuan kepada pendaki lain dan relawan yang bertugas di jalur pendakian. Tim relawan kemudian melakukan evakuasi dengan membawa korban turun menuju basecamp sebelum dilarikan ke RSUD Pandan Arang Boyolali untuk mendapatkan penanganan medis.

Setelah dilakukan pemeriksaan oleh petugas medis, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Berdasarkan informasi dari pihak rumah sakit, korban diperkirakan telah meninggal beberapa jam sebelum tiba di rumah sakit.

Kapolsek Selo, AKP Kiryanta, S.H., mengatakan pihak kepolisian telah menerima laporan terkait kejadian tersebut dan segera melakukan langkah-langkah penanganan, termasuk mendatangi lokasi, meminta keterangan para saksi, serta melakukan pendataan.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Boyolali AKP Winarsih membenarkan adanya peristiwa tersebut. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan pihak keluarga menerima kejadian itu sebagai musibah.

“Polisi telah melakukan pemeriksaan dan meminta keterangan para saksi. Berdasarkan pemeriksaan awal tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Keluarga juga menerima kejadian ini sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan tindakan lebih lanjut,” ujar AKP Winarsih.

READ  Hukum Rimba di Kantor Polisi, Disaksikan Aparat; Wilson Lalengke Desak Kapolri Tangkap Fadh Arafiq dan Istri

Polres Boyolali mengimbau masyarakat yang akan melakukan pendakian agar mempersiapkan kondisi fisik secara matang, memperhatikan kondisi kesehatan, serta mematuhi prosedur keselamatan yang berlaku guna mengantisipasi risiko selama aktivitas pendakian.

Selama proses penanganan dan evakuasi berlangsung, situasi dilaporkan berjalan aman, tertib, dan lancar.

Redaksi : indonesianewstoday.com

Share :

Baca Juga

NEWS

Polres Boyolali Perkuat Pengawasan Internal, 136 Personel Jalani Tes Urine dan Seluruhnya Negatif Narkoba

NEWS

Polsek Cepogo Sigap Tangani Kebakaran Limbah Kabel Bekas di Lahan Kosong

NEWS

STIKes Elisabeth Semarang Gelar Wisuda dan Angkat Sumpah Sarjana Keperawatan XV serta Profesi Ners

NEWS

Tiga Pekerja Kandang Ayam di Gladagsari Diduga Keracunan Gas Briket, Polisi Selidiki Penyebab Pasti

NEWS

Kapolres Boyolali Pimpin Apel Kesiapan Pengamanan Liga 4 Nasional di Stadion Kebo Giro

NEWS

Polres Boyolali dan BPS Perkuat Sinergi Demi Suksesnya Sensus Ekonomi 2026

Indonesiatoday

Cegah Risiko di Lapangan, Polres Boyolali Bekali Personel dengan Edukasi Kesehatan Kerja

Indonesiatoday

Kapolres Boyolali Apresiasi Personel Berprestasi, Tegaskan Pentingnya Disiplin dan Integritas